Setiap aplikasi memiliki karakteristik sendiri-sendiri, ada aplikasi ERP yang mengatasnamakan “build in” application, “customable” application ataupun benar-benar tailor made application.
Pada dasarnya aplikasi build in, memaksa suatu company untuk mengikuti business process yang sudah ada secara standard di aplikasi tersebut, dengan sedikit sentuhan customisasi.
Ada juga aplikasi customable, contoh dynamics AX, yang bisa dicustom dalam skala besar, bahkan kita bisa buat modul baru dan berinteraksi dengan modul standard. bahkan business process standardpun bisa di “belok”-kan menjadi Read the rest of this entry »

